Aktualisasi Diri

Masa remaja merupakan masa transisi kehidupan sebelum mencapai kematangan penuh, yang diakibatkan oleh perubahan pesat dalam perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Remaja perlu dilindungi dan mereka perlu dikendalikan dalam proses kognitif seperti pengambilan keputusan. Pada periode ini keputusan yang diambil mengenai isu-isu termasuk pemilihan pekerjaan dan kehidupan profesional mempengaruhi kesehatan, karir, kesejahteraan psikologis serta penerimaan sosial individu seumur hidup mereka. Masa remaja merupakan masa dimana mereka mulai mengeksplorasi dan menegaskan identitas dan potensi diri mereka dan aktualisasi diri merupakan kekuatan pendorong yang pada akhirnya akan mengarah pada peningkatan kemampuan dan menentukan jalan hidup seseorang. Penelitian ini terdiri dari ribuan siswa yang diambil secara acak dari sekolah menengah atas di dan sekitar distrik Chennai 15.

Masa remaja adalah fase perkembangan di mana pergulatan antara otonomi dan keterikatan pada pengasuh menjadi pusat perhatian. Peralihan dari masa kanak-kanak ke masa remaja merupakan masa transisi yang penuh tekanan. Seringkali, hubungan sosial mereka termasuk teman sebaya dan guru menjadi sarana untuk mengurangi rasa sakit akibat stres dan ketegangan yang khas pada tahap perkembangan mereka. Selama masa transisi dan masa stres, hubungan sosial mungkin menjadi sangat penting, karena dapat menahan dampak peristiwa kehidupan yang penuh tekanan. Merasakan keterhubungan dan rasa keterhubungan dengan seorang guru merupakan kebutuhan penting semua anak dan remaja. Selama masa remaja, hubungan yang sangat mendukung antara guru dan siswa dikaitkan dengan hasil akademik dan perilaku yang lebih baik. Ada hubungan yang signifikan antara remaja yang merasakan tingkat dukungan yang lebih tinggi dari guru dan perasaan lebih baik tentang diri mereka sendiri.

Coba Kalian Isi Jurnal-Jurnal Berikut

Bagaimana Saya Mencapai itu Semua ?

  1. Perjelas cita-cita
    Langkah awal dalam mencapai cita-cita adalah perjelas dulu cita-cita, misalnya menjadi dokter, guru, polisi, TNI atau yang lainnya. Seperti halnya ketika kita main atau jalan-jalan, harus jelas tujuannya. Jika tidak jelas mau main kemana, akan habis waktu kita di jalan. Dengan memperjelas cita-cita, langkah kita akan tertata.

  2. Tuntutlah ilmu sesuai dengan kesenangan
    Tuntutlah ilmu sesuai dengan kesenangan, maksudnya adalah kita memuntut ilmu sesuai dengan ilmu yang kita senangi. Misalnya dari 10 mata pelajaran yang ada di skolah, kita hubungkan dengan cita-cita yang dimiliki kemudian tekuni. Tetapi jangan melupakan pelajaran yang lain. Pelajari yang anda sukai tetapi tidak meninggalkan pelajaran yang lain.

  3. Cari guru, mentor atau panutan
    Kita perlu mencari guru atau pantutan tujuannya supaya segala usaha kita terpantau dan kita juga punya role model.

  4. Cari teman yang mendukung
    Teman itu sangat penting. Apalagi masa remaja, teman menjadi pengaruh terbesar dalam setiap perkembangan remaja. Begitu juga dalam proses menggapai mimpi. Carilah teman yang mendukungmu. Dengan mencari teman yang baik, diri akan terjaga. Jika ada teman yang mengajak pada keburukan, berusahalah menghindari.
  5. Sampaikan/katakan cita-cita kepada orang tua
    Dalam menggapai cita-cita tentu butuh Suport system, salah satunya adalah orang tua. Setiap orang pasti butuh dukungan terutama dari orang tua. Jadi sampaikan cita-cita yang dimiliki kepada orang tua. Jika tidak cerita, kadang orang tua juga memiliki harapan yang berbeda. Misal cita-cita anak seniman, tetapi orang tua menginginkan untuk menjadi dokter, maka tidak akan nyambung. Jadi ceritakan saja, tidak perlu sungkan atau takut. Siapa tahu dengan doa-doa dan ridlo orang tua, kita dimudahkan dalam mewujudkan cita-cita.
  6. Sebut cita-cita dalam doa
    Hal ini juga tidak kalah pentingnya. Pajatkan dan mohonkan kepada Tuhan YME 16

Aktualisasi diri adalah puncak dari motivasi manusia, suatu keadaan di mana orang menyadari potensi penuh mereka dan mengalami pertumbuhan pribadi dan kepuasan hidup. Konsep ini dipopulerkan oleh psikolog terkenal Abraham Maslow, yang mengembangkan teori Hirarki Kebutuhan, yang menjelaskan prioritas kebutuhan manusia. Aktualisasi diri mungkin tampak seperti tujuan yang sulit, tetapi penelitian dan pendapat para ahli menunjukkan bahwa mencapai kondisi ini memiliki banyak manfaat di luar kepuasan pribadi.17

REFERENSI
  1. Pavai, P. S., Geetha, K., Vigneshwari, J. & Suganthi, L. M. Investigation of relation between decision making and Self-Actualization. Mater. today proceeding 37, 785–788 (2021).
  2. Handoko, R. Seminar Remaja “Menggapai Mimpi, Meraih Prestasi”. https://alkapro.sch.id (2021).
  3. NS Development. 5 Manfaat Yang Kamu Dapat Ketika Mencapai Aktualisasi Diri. NSD.